Ketika
kegelapan menerpamu
Hanya
cahaya yang kau cari
Ketika
kesunyian menjemputmu
Hanya
jeritan yang kau bagi
Tak sanggup ku melihatmu
Beraut wajah kegelisan
Ratapan, rintihan dan jeritanmu
Mengusik telingaku
Aku hadir
dengan secercah harapan
Membawa
cinta dalam kedamaian
Cinta yang
mengajariku tuk melindungimu
Cinta yang
disucikan dengan api
Membuatku
pasrah tuk mengikutimu
Cinta membunuh hasratku
Hingga kau dapat bangkit
Hingga kau hidup bebas
Tapi
tahukah kau
Tubuhku tak
henti meleleh
Gugur
badanku lemah
Mengenali
penderitaan merasa dilukai
Dalam
kelembutan yang begitu jauh
Tak pernah kau hiraukanku
Hanya kedamaian yang kau cari
Lihatlah aku, walau sekejap mata
Kan ku berikan obor suci ini
Yang dipancarkan Tuhan untuk sang pecinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar