Ratapan Lilin

Selasa, 19 Juni 2012

Rinduku

Aku tak kan menunggu perahu kembali
Membawa sebutir harapan
Aku tak kan menunggu kepulangan janji lusa
Aku tak kan lelah, jiwaku kebal akan janji
Penantian melemahkan jiwa dan ragaku

Kau tinggalkanku mengarungi hari-hari
Dalam kegelapan nestapa
Dalam perpisahan aku menderita

Hatiku berhenti melupakan keanggunan persatuan
Tak berguna tetesan air mata
Baiknya bukan padamu kumerindu

Karena janjiku untuk Pencipta
Karena rinduku untuk surga
Dalam damai dan perlindungan
Dalam hijaunya surga firdaus
Gemuruh karunia melimpah di negeri kebenaran

Akankah aku menemuinya disana
Tinggalkan negeri nestapa
Janji yang diyakini Mujtahid
Membawa balasan atas hidupnya
Dalam nestapa dan ujian ilahi
Percaya kan terjaga dalam kebaikan
Tanpa takut perpisahan dan kefanaan
Diposting oleh Unknown di 22.47
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2012 (3)
    • ▼  Juni (3)
      • MASA
      • Rinduku
      • Ratapan Lilin
Tema Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.